Lamaran Kerja: Isi Berkas, Urutan, Pas Foto, dan Cara Kirim
Lihat daftar isi
- Isi paket lamaran kerja: dokumen inti dan lampiran
- Cara membaca persyaratan lamaran kerja di iklan lowongan
- Urutan berkas lamaran kerja yang mudah diperiksa
- Pas foto lamaran kerja: ukuran, latar, dan kapan tidak perlu
- Mengirim lamaran pekerjaan: online, email, atau datang langsung
- Berkas lamaran dan data pribadi: yang perlu dijaga
- Setelah lamaran terkirim: tindak lanjut tanpa terkesan memaksa

Lamaran kerja adalah satu paket dokumen yang Anda serahkan ke perusahaan untuk meminta dipertimbangkan pada satu posisi: surat lamaran, CV, dan lampiran yang diminta iklan. Kuncinya ada di kata paket. Perekrut menilai kelengkapan dan kerapian seluruh berkas, bukan hanya isi suratnya.
Panduan ini membahas lamaran pekerjaan dari sisi pelamar: dokumen apa saja yang wajib, urutan berkas lamaran kerja yang enak dibaca, ukuran pas foto, cara mengirim online maupun langsung, sampai cara membaca persyaratan lamaran kerja di PT yang sering ditulis singkat. Kami juga menunjukkan kapan Anda sebaiknya tidak mengirim apa pun.
Isi paket lamaran kerja: dokumen inti dan lampiran
Hampir semua lowongan di Indonesia meminta tiga hal yang sama. Pertama, surat lamaran yang menyebut posisi dan alasan Anda cocok. Kedua, CV atau daftar riwayat hidup. Ketiga, lampiran pendukung seperti ijazah, transkrip, KTP, dan pas foto. Sisanya bergantung pada jenis pekerjaan.
Masalahnya, banyak pelamar memperlakukan semua dokumen dengan bobot yang sama. Menurut kami itu keliru. Surat lamaran dan CV adalah satu-satunya bagian yang Anda tulis sendiri, jadi di situlah peluang membedakan diri. Lampiran hanya membuktikan klaim. Fotokopi ijazah yang rapi tidak akan menyelamatkan CV yang kabur.
| Dokumen | Fungsi | Biasanya wajib? |
|---|---|---|
| Surat lamaran kerja | Menyebut posisi, sumber info lowongan, dan alasan singkat Anda cocok | Ya |
| CV atau daftar riwayat hidup | Ringkasan pengalaman, pendidikan, dan keahlian | Ya |
| Fotokopi ijazah dan transkrip | Bukti pendidikan terakhir | Ya, untuk sebagian besar posisi |
| Fotokopi KTP | Identitas | Sering, terutama lamaran fisik |
| Pas foto | Identifikasi saat seleksi | Sering di Indonesia, jarang di lowongan perusahaan global |
| Sertifikat, SKCK, surat sehat | Bukti kompetensi atau syarat khusus jabatan | Hanya jika diminta |
| Portofolio | Contoh hasil kerja | Untuk posisi kreatif, teknis, dan penulisan |
Isi paket juga berbeda menurut tahap karier. Untuk lulusan baru, transkrip nilai, sertifikat pelatihan, surat keterangan magang, dan bukti organisasi kampus mengisi kekosongan pengalaman kerja. Untuk pelamar berpengalaman, bobotnya bergeser ke CV dan portofolio. Ijazah tetap dilampirkan, tetapi perekrut jauh lebih tertarik pada hasil kerja tiga tahun terakhir daripada nilai kuliah sepuluh tahun lalu. Jadi jangan menebalkan berkas dengan sertifikat seminar yang tidak berhubungan dengan posisi. Berkas yang tipis tapi relevan lebih mudah dinilai daripada map tebal yang harus disaring.
Kalau Anda belum punya surat lamaran, mulai dari pembuat surat lamaran kerja kami, lalu bandingkan hasilnya dengan contoh surat lamaran kerja untuk berbagai kondisi. Untuk CV, buat CV langsung di browser tanpa daftar akun. Bedanya dengan format lama dijelaskan di halaman daftar riwayat hidup.
Soal portofolio: contoh portofolio lamaran kerja yang efektif biasanya pendek. Tiga sampai lima karya terbaik yang relevan dengan posisi lebih kuat daripada dua puluh karya campur aduk. Sertakan satu kalimat per karya: masalahnya apa, peran Anda apa, hasilnya apa.
Cara membaca persyaratan lamaran kerja di iklan lowongan
Syarat lamaran kerja di iklan sering ditulis seperti daftar belanja: "pendidikan minimal SMA/SMK, usia maksimal 27 tahun, berpenampilan menarik, bersedia ditempatkan di mana saja". Sebagian adalah syarat keras, sebagian lagi preferensi. Membedakan keduanya menghemat banyak waktu.
Syarat keras biasanya berupa dokumen atau izin yang bisa dicek: ijazah tertentu, SIM untuk pengemudi, STR untuk tenaga kesehatan, atau sertifikat keahlian. Kalau tidak punya, jangan memaksa. Preferensi seperti "berpengalaman 2 tahun" lebih lentur. Banyak perekrut tetap membaca lamaran yang mendekati kriteria bila ada bukti kemampuan yang kuat.
Persyaratan lamaran kerja di PT besar juga sering menyebut cara kirim yang spesifik: satu file PDF, subjek email dengan kode posisi, atau batas ukuran file. Bagian ini justru paling mudah terlewat karena biasanya diletakkan di paragraf terakhir iklan. Menurut kami, membaca iklan sampai kalimat terakhir sebelum menyiapkan berkas adalah kebiasaan yang paling murah sekaligus paling berdampak.
Untuk posisi tertentu, berkas pendukung lamaran kerja bisa lebih panjang. Posisi keamanan, keuangan, atau pengemudi sering meminta SKCK. Pekerjaan di bidang makanan, kesehatan, atau lapangan sering meminta surat keterangan sehat. Lowongan lewat bursa kerja daerah kadang meminta kartu pencari kerja dari dinas ketenagakerjaan setempat. Urus dokumen seperti ini begitu Anda serius melamar di bidang tersebut, karena prosesnya butuh waktu dan sering menjadi alasan berkas terlambat.
Cek cepat sebelum mengirim
• Posisi dan kode lowongan sudah ditulis sama persis dengan iklan.
• Semua dokumen yang disebut di iklan ada, tidak lebih dan tidak kurang.
• Format file dan batas ukuran sesuai instruksi.
• Batas waktu pengiriman belum lewat.
• Nomor telepon dan email di CV aktif dan sama dengan yang di surat.
Satu catatan penting tentang keamanan. Kemnaker mengingatkan lewat Antara (13 Januari 2025) bahwa pungutan biaya dalam proses rekrutmen hampir pasti modus penipuan, dan menyarankan pelamar memverifikasi lowongan lewat situs resmi atau kanal resmi perusahaan. Kalau ragu, cari lowongan di portal pemerintah seperti Karirhub Kemnaker.
Urutan berkas lamaran kerja yang mudah diperiksa
Tidak ada aturan resmi soal urutan berkas lamaran. Yang ada adalah kebiasaan yang masuk akal: dokumen yang paling ingin dibaca perekrut diletakkan paling atas. Logikanya sederhana. Orang yang memeriksa ratusan map hanya punya beberapa detik untuk tiap berkas, jadi jangan suruh dia membalik lima lembar untuk menemukan nama Anda.

Susunan berkas lamaran kerja yang benar menurut kami adalah susunan yang mengikuti iklan dulu, kebiasaan kedua. Jika iklan menulis "lampirkan CV, fotokopi KTP, ijazah", sebagian perekrut memakai urutan itu sebagai daftar periksa. Menyamakan urutan dengan daftar mereka membuat pemeriksaan lebih cepat.
Untuk lamaran fisik, jangan menjilid berkas seperti skripsi. Pakai satu klip kertas atau map biasa. Berkas sering dipisah oleh bagian HR untuk difotokopi atau dipindai, dan staples bertumpuk membuat lembar robek. Untuk lampiran surat lamaran kerja, cukup sebut daftarnya di bagian akhir surat, misalnya "Bersama surat ini saya lampirkan: CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, dan pas foto."
Jangan kirim dokumen asli. Ijazah, transkrip, dan sertifikat yang dikirim cukup berupa fotokopi atau pindaian. Dokumen asli biasanya hanya diperlihatkan saat verifikasi setelah Anda lolos tahap tertentu.
Pas foto lamaran kerja: ukuran, latar, dan kapan tidak perlu
Pas foto untuk lamaran kerja masih sering diminta di Indonesia. Ukuran yang paling sering muncul di iklan adalah 3 x 4 cm dan 4 x 6 cm, kadang 2 x 3 cm untuk ditempel di formulir. Warna latar yang diminta bervariasi, merah dan biru paling umum. Tidak ada standar nasional untuk lamaran swasta, jadi aturan yang berlaku adalah yang tertulis di iklan.

Untuk foto CV lamaran kerja yang dikirim digital, pakai foto berwajah jelas, pencahayaan rata, pakaian rapi, dan latar polos. Foto selfie dengan latar kamar atau foto hasil potong dari acara keluarga terlihat kurang serius. Simpan dalam resolusi cukup, tetapi jangan sampai membuat ukuran file CV membengkak.
Nah, ini bagian yang jarang dibahas: foto tidak selalu menguntungkan. Untuk lowongan perusahaan multinasional atau lowongan di luar negeri, CV tanpa foto justru lebih aman. Panduan resume Harvard menyebut "include a picture" di daftar hal yang sebaiknya tidak dilakukan untuk resume gaya Amerika. Jadi siapkan dua versi CV: dengan foto untuk lowongan lokal yang memintanya, tanpa foto untuk lowongan global. Pilihan ini dijelaskan lebih lengkap di panduan CV ATS.
Mengirim lamaran pekerjaan: online, email, atau datang langsung
Saat ini sebagian besar perusahaan menerima lamaran lewat portal karier, email, atau aplikasi lowongan. Lamaran fisik masih umum untuk pabrik, toko, sekolah, dan instansi daerah. Isi berkasnya sama. Yang berbeda adalah kemasannya.

Untuk jalur online, PDF adalah pilihan paling aman. Dokumentasi Greenhouse, salah satu sistem rekrutmen yang banyak dipakai perusahaan, menyebut format yang diterima antara lain .doc, .docx, .pdf, .rtf, dan .txt. Halaman bantuan Greenhouse tentang gagal baca resume juga mencantumkan file yang terlalu besar dan masalah format sebagai penyebab resume gagal dibaca sistem. Artinya, CV hasil foto kamera HP yang diubah jadi PDF berisiko tidak terbaca sama sekali.
Untuk lamaran lewat email, tulis subjek dengan posisi dan nama Anda, isi badan email singkat, lalu lampirkan file dengan nama yang jelas seperti "CV_Nama-Lengkap_Staf-Admin.pdf". Template siap pakai ada di halaman contoh email lamaran kerja. Untuk jalur offline, baca panduan menulis amplop lamaran kerja agar map dan amplop Anda tidak salah alamat. Bila perusahaan meminta tulisan tangan, pakai alat surat lamaran tulis tangan untuk menyiapkan draf sebelum menyalin ke kertas.
| Jalur | Format berkas | Kesalahan yang sering terjadi |
|---|---|---|
| Portal karier | PDF teks, satu file per dokumen atau sesuai formulir | Mengunggah foto dokumen, bukan PDF teks |
| PDF dengan nama file jelas, total ukuran kecil | Subjek kosong, lampiran belasan file terpisah | |
| Datang langsung atau pos | Cetak rapi dalam map, dimasukkan ke amplop | Tidak menulis posisi di amplop, alamat tidak lengkap |
Berkas lamaran dan data pribadi: yang perlu dijaga
Berkas lamaran berisi banyak data pribadi: NIK, tanggal lahir, alamat rumah, foto wajah, kadang nomor rekening. Indonesia sudah punya UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, tetapi perlindungan terbaik tetap dimulai dari Anda sendiri.
Beberapa kebiasaan yang kami sarankan. Kirim fotokopi KTP hanya bila diminta dan hanya ke perusahaan yang sudah Anda verifikasi. Untuk berkas digital, tambahkan tulisan kecil seperti "Untuk lamaran PT X, Oktober 2026" di atas pindaian KTP agar sulit disalahgunakan. Jangan pernah mengirim PIN, kata sandi, atau kode OTP, siapa pun yang meminta. Lowongan yang menawarkan gaji tinggi tanpa wawancara, lalu meminta transfer untuk seragam atau pelatihan, sebaiknya langsung ditinggalkan.
Satu hal lagi tentang CV. Data seperti agama, status pernikahan, dan berat badan tidak wajib dicantumkan kecuali iklan memintanya. Kami cenderung menyarankan CV yang hanya memuat data yang relevan dengan pekerjaan. Alat pembuat CV kami menyimpan isian di perangkat Anda sendiri, bukan di server, jadi Anda bisa menyusun beberapa versi CV untuk lowongan yang berbeda tanpa menyebar data ke mana-mana.
Setelah lamaran terkirim: tindak lanjut tanpa terkesan memaksa
Lamaran yang terkirim bukan akhir proses. Catat setiap lamaran dalam satu tabel sederhana: tanggal kirim, posisi, perusahaan, jalur, dan status. Saat dipanggil wawancara, Anda tidak akan bingung lowongan mana yang dimaksud. Ini terdengar remeh, tetapi pelamar yang mengirim belasan lamaran seminggu sering lupa versi CV mana yang dikirim ke mana.
Bila iklan tidak menyebut batas waktu pengumuman, menunggu sekitar dua minggu sebelum menanyakan status lewat email adalah langkah yang wajar. Tulis singkat, sebut posisi dan tanggal kirim, lalu tutup dengan terima kasih. Kalau Anda masih bekerja dan akhirnya diterima di tempat baru, siapkan pengunduran diri yang rapi dengan pembuat surat pengunduran diri agar hubungan dengan kantor lama tetap baik.
Terakhir, perlakukan CV sebagai dokumen hidup. Setiap lamaran pekerjaan yang gagal memberi petunjuk: posisi mana yang memanggil Anda, posisi mana yang diam. Perbarui ringkasan profil dan urutan pengalaman sesuai pola itu. Panduan contoh resume untuk melamar kerja kami membahas cara menyesuaikan CV per lowongan tanpa menulis ulang dari nol. Kalau butuh desain yang lebih rapi, lihat koleksi template CV atau inspirasi di contoh CV.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja isi berkas lamaran kerja?
Umumnya surat lamaran, CV atau daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah dan transkrip, fotokopi KTP, dan pas foto. Sertifikat, SKCK, surat sehat, atau portofolio hanya dilampirkan bila diminta iklan.
Bagaimana urutan berkas lamaran kerja yang benar?
Ikuti urutan di iklan bila ada. Bila tidak ada, susunan yang umum adalah surat lamaran, CV, fotokopi ijazah dan transkrip, KTP, sertifikat, dokumen lain, lalu pas foto.
Berapa ukuran pas foto untuk lamaran kerja?
Yang paling sering diminta adalah 3 x 4 cm dan 4 x 6 cm. Tidak ada standar nasional untuk lowongan swasta, jadi ikuti ukuran dan warna latar yang tertulis di iklan.
Apakah CV harus memakai foto?
Tidak selalu. Banyak lowongan lokal memintanya, tetapi untuk perusahaan global atau lowongan luar negeri, CV tanpa foto lebih umum. Siapkan dua versi.
Format file apa yang paling aman untuk lamaran online?
PDF yang teksnya bisa diseleksi. Hindari foto dokumen yang diubah menjadi PDF karena sistem rekrutmen bisa gagal membacanya.
Apakah wajar perusahaan meminta biaya saat rekrutmen?
Tidak. Kemnaker mengingatkan bahwa pungutan biaya dalam rekrutmen hampir pasti modus penipuan. Verifikasi lowongan lewat situs atau kanal resmi perusahaan.
Kapan boleh menanyakan status lamaran?
Jika iklan tidak menyebut jadwal, sekitar dua minggu setelah kirim adalah waktu yang wajar. Kirim email singkat yang menyebut posisi dan tanggal lamaran.
Sumber
- Antara: Kemnaker imbau masyarakat hati-hati dan selektif terhadap info lowongan pekerjaan (13 Januari 2025)
- JDIH BPK: UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
- Karirhub Kemnaker
- Greenhouse: Supported formats for resumes, cover letters and other candidate uploads
- Greenhouse: Unsuccessful resume parse
- Harvard FAS Mignone Center for Career Success: Create a Strong Resume